logo

LOGIN
  • profil
      katavisisejarah
  • seri
      penulisbukulagupembelian
  • seminar
      misijadwalbrosurpendaftaran
  • webzine
      webzinephoto
  • ydsu
      berta

BERITA TERKINI


Workshop Seri 6 Sejarah Penebusan

slide.jpg


Sebagai kelanjutan dari seminar buku Sejarah Penebusan seri 6 yang telah diselenggarakan pada hari sebelumnya, pada hari Selasa, 17 Oktober 2017 diselenggarakanlah workshop intensif membahas buku seri 6. Workshop ini dikhususkan bagi para pendeta dan hamba Tuhan dengan total 350 orang hadir dan diselenggarakan dalam bahasa Indonesia, Inggris, Korea dan Mandarin. Workshop diadakan di Gereja Presbiterian Bukit Sion Indonesia (GPBSI) yang dimulai dari pukul 09:00 WIB hingga 17:00 WIB.


r_Workshop1.jpg


r_Workshop2.jpg


Pembicara pertama adalah Pdt. Cho Jongsam yang merupakan Head pastor dari Pyungkang Cheil Presbyterian Church, Seoul, Korea. Dalam pembahasannya, beliau menjabarkan mengenai silsilah yang ada di dalam kitab Tawarikh. Beliau menyampaikan bahwa silsilah di 1 Tawarikh pasal 1-9 dicatat seakan-akan merupakan inti dari kitab Tawarikh dengan memadatkan sejarah penebusan. Bisa dikatakan bahwa silsilah di kitab Tawarikh ini adalah pemadatan dari sejarah penebusan yang tampak di Perjanjian Lama. Lewat pembahasan yang sistematis, banyak pelajaran yang bisa didapat dari daftar nama-nama yang mungkin sebelumnya dilewatkan begitu saja.


r_Workshop3.jpgr_Workshop4.jpg



Sesi kedua dibawakan oleh Ev. Jabez Park, M.Div yang juga berasal dari Pyungkang Cheil Presbyterian Church, Seoul, Korea. Tema yang dibawakan adalah 24 Rombongan orang Lewi, Imam, Paduan Suara, dan Penjaga pintu yang merupakan salah satu tema penting di dalam buku seri 6. Meski ada keterbatasan waktu, pembicara bisa menyampaikan materi yang begitu banyak dengan lugas. Dalam pembahasan ini dikatakan bahwa sebelum raja Daud mati, ia tidak hanya meninggalkan rincian instruksi pembangunan bait suci kepada Salomo, anaknya, tetapi juga telah menerapkan susunan sistematis untuk penyembahan dan pelayanan dari orang-orang Lewi dengan menyusun mereka dalam sistem 24 rombongan.


r_Workshop5.jpg



Pembawa materi ketiga adalah Pdt. Samuel Kim, D.Bs yang merupakan senior pastor Zion Church Singapore. Meski sesi dimulai setelah makan siang, para peserta tetap semangat dan berantusias dalam mengikuti pelajaran yang dibawakan dengan menarik. Beliau membahas mengenai silsilah Imam Besar. Sebagai intro, dibahas mulai dari Adam yang seharusnya melaksanakan tugas penyembahan Allah di Taman Eden. Jadi karena kejatuhan Adam, 3 faktor utama yaitu penyembah (Adam), tempat penyembahan (Taman Eden), dan waktu penyembahan (Sabat)  telah hilang. Bisa dikatakan bahwa penebusan adalah pemulihan ketiga hal ini. Untuk itu diperlukanlah kekudusan. Imam besar sebagai wakil dari umat merupakan pemimpin dalam penyembahan. Maka bisa dikatakan silsilah imam besar merupakan pemulihan penyembahan. Meskipun imam-imam besar yang ada dalam sejarah telah sangat korup, Yesus yang adalah Imam Besar yang kekal yang datang lewat peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sejati yang membuka jalan keselamatan bagi semua umat manusia.


r_Workshop6.jpg


Sesi terakhir dibawakan oleh Pdt. Dr. Philip Lee yang juga merupakan pembicara seminar pada hari sebelumnya. Pada sesi terakhir ini, beliau membahas tentang tutup dada pernyataan keputusan yang terpasang di baju efod imam besar. 12 batu permata yang berukirkan nama 12 anak Israel ada pada dada imam besar menunjukkan bahwa Allah melindungi umat Israel dengan kasihNya yang membara. Ini merupakan salah satu contoh makna yang terkandung pada pakaian imam besar. Lewat pakaian imam besar, kita bisa melihat hati Allah yang mengharapkan agar kehidupan iman kita menjadi kudus dan indah.


r_Workshop7.jpg


Kiranya lewat workshop intensif ini, para pendeta dan hamba Tuhan yang hadir dapat menyadari betapa mendalamnya penyelenggaraan penebusan yang terkandung pada sejarah imam besar. Ketika Yesus, Imam besar kita, mati di kayu salib, tabir di bait suci terbelah yang menunjukkan bahwa terbukalah jalan bagi orang-orang kudus yang adalah imam-imam di perjanjian baru (1 Pet 2:9) untuk menuju tempat maha kudus di Sorga. Semoga kita menjadi sadar bahwa yang harus kita lakukan hanyalah setia dalam tugas sebagai imam yaitu menghampiri takhta kasih karunia setiap hari dan mempersembahkan korban rohani, tubuh kita sebagai korban hidup di hadapan Allah Bapa.


r_Workshop8.jpg




“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati” (Roma 12:1)


Attachment :
Views :
323
등록일 :
2017.10.25
12:42:55 (*.195.33.35)
Trackback :
http://sejarahpenebusan.com/xe/720029/b15/trackback
Article URL :
http://sejarahpenebusan.com/xe/720029
List of Articles
번호 Subject Views Votes Date Last Update
» Workshop Seri 6 Sejarah Penebusan (17 Oktober 2017) file 323   Oct 25, 2017 Oct 25, 2017 12:43
Workshop Seri 6 Sejarah Penebusan Sebagai kelanjutan dari seminar buku Sejarah Penebusan seri 6 yang telah diselenggarakan pada hari sebelumnya, pada hari Selasa, 17 Oktober 2017 diselenggarakanlah workshop intensif membahas buku...  
37 Peluncuran Buku dan Seminar Seri ke-6 Sejarah Penebusan (16 Oktober 2017) file 434   Oct 20, 2017 Oct 24, 2017 19:42
 
36 Daftar Online Seminar Seri 6 Sejarah Penebusan 1862   May 06, 2017 May 06, 2017 19:06
 
35 [News] Seminar Seri 3 & 4 di Palu (15 November 2016) 370   Nov 26, 2016 Nov 30, 2016 15:20
 
34 Seminar Seri 3-4 diadakan di Palu, 15 November 2016 file 287   Nov 01, 2016 Nov 01, 2016 13:12
 
33 Telah Terbit Seri 6 Sejarah Penebusan file 552   Oct 31, 2016 Oct 31, 2016 12:57
 
32 Workshop di Sidang Sinode Am XXIV Gereja Toraja (18-19 Jul 2016) file 759   Jul 27, 2016 Jul 27, 2016 11:42
 
XE Login